Tampilkan postingan dengan label Puisiku :). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisiku :). Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juni 2011

Segalanya


Segalanya ..

Hembusan angin malam ..
Mengiris hatiku yang paling terdalam ..
Hujan turun perlahan ..
Menyisakan tangis yang amat dalam ..
                  Segalanya berubah ..
                  Segalanya tak terkendali .
                  Aku kehilangan arah ..
                  Entah kemana kaki harus melangkah ..
Aku terhenti ..
Tak sanggup lagi aku berdiri ..
Kini cahayaku kian memudar ..
Sirna termakan oleh kegelapan ..
            Yang tercipta dari jiwa yang kejam ..
            Terbalut oleh dendam ..
Menciptakan rasa takut yang tajam ..
Namun , akan ku ubah segalanya .
Aku harus bangkit ..
Menjunjung cahaya kembali ke langit ..
Dengan segala daya yang ku punya ..
Takkan ku lepas hingga akhir masa .

Minggu, 15 Mei 2011

Sinar Mentariku Yang Hilang


Ku lihat senyummu yang mempesona ..
Nan elok bak sinar mentari seraya menerangi dunia ...
Amat tulus dari relung hatimu ..
Tlah membuatku tersipu malu ...
                     Hangatnya kasihmu ..
                     Sehangat sinar mentari kala pagi ..
                     Menghapus segala gundahku ..
                     Yang ku rasakan sejak ku jauh dari pelukanmu ..
Namun semua kini terbawa angin ..
Tertiup jauh dengan tawamu pagi ini ...
Membuatku jatuh didasar cintamu  ..
Yang membuatku ingin selalu memiliki ...
                     Tetapi ..
                     Sinar mentari yang selalu menemaniku ..
                     Kini telah hilang untuk selamanya ..
                     Hanya kegelapan yang datang menerka ..
Menambah rasa takut yang kian menghantui ..
Dimana dirimu ?
Wahai mentariku ..
Janganlah kau pergi , karena tak akan lagi kutemui ..
Yang seperti dirimu , sinar mentariku ...

Sekilas Mimpi


Langit tak berwarna sempurna
Gelombang awan memutih
Memenuhi angkasa raya
Udara semilir terkadang menggigil
Menyentuh dengan lembut
                               
                                Deru kota tak pernah berhenti
                                Detak waktu yang terus saja berdetak
                                Hening sesaat sepi
                                Dalam kesendirian tanpa kata

Segala angan melayang tinggi
Semburat wajah terurai
Ada sedikit raut muka
Yang sepertinya aku kenali
Meski tak begitu tau itu siapa

Sinar mentari akhirnya bersuka cita
Mengumbar cahayanya ke dunia
Sekilas mimpi terhapus sirna